Terpilih Sebagai Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia, Mavi Adiek Garlosa Serukan "Titik Balik Indonesia"

Sebarkan:
Kordinator Pusat BEM SI, Mavi Adiek Garlosa (Foto: Istimewa). 


Jambi - DjongNusantaraNews - 02/08/26 – Musyawarah Nasional (Munas) XIX BEM Seluruh Indonesia menetapkan Mavi Adiek Garlosa sebagai Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia. Terpilihnya Mavi menjadi momentum penting bagi gerakan mahasiswa nasional dalam memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas representasi daerah, serta menghadirkan gagasan yang berpihak pada kepentingan rakyat dan masa depan demokrasi Indonesia.

Dalam pidato perdananya usai terpilih, Mavi mengusung tema "Titik Balik Indonesia", sebuah narasi yang menegaskan perlunya arah baru pembangunan nasional yang lebih berkeadilan, inklusif, dan berorientasi pada pemerataan di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Mavi, Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketimpangan pembangunan antarwilayah, persoalan pendidikan, krisis lingkungan, dinamika ekonomi, hingga tata kelola pemerintahan. Kondisi tersebut, kata dia, membutuhkan ruang dialog yang lebih inklusif serta keberanian untuk menghadirkan pembaruan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

Ia menilai dinamika kebangsaan tidak dapat dipahami hanya dari sudut pandang pusat kekuasaan. Sebagai negara kepulauan yang memiliki keberagaman sosial, budaya, dan karakteristik daerah, Indonesia memerlukan kebijakan yang mampu mengakomodasi kebutuhan setiap wilayah secara adil.

"Persoalan-persoalan yang tumbuh di daerah harus mendapatkan ruang yang layak dalam agenda nasional agar pembangunan benar-benar menghadirkan keadilan dan kesetaraan bagi seluruh rakyat Indonesia", ujar Mavi.

Mavi juga menegaskan bahwa gerakan mahasiswa memiliki tanggung jawab strategis sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat dan proses perumusan kebijakan publik. Menurutnya, kampus tidak boleh terlepas dari realitas kehidupan masyarakat, melainkan harus menjadi laboratorium gagasan yang mampu menawarkan solusi ilmiah sekaligus mengawal implementasi kebijakan agar tetap berpihak kepada kepentingan publik.

Di bawah kepemimpinannya, BEM Seluruh Indonesia akan memperkuat konsolidasi lintas daerah guna memastikan setiap persoalan lokal memperoleh perhatian yang proporsional di tingkat nasional. Berbagai isu strategis seperti pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, lingkungan hidup, kesejahteraan masyarakat adat, hingga pemerataan pembangunan akan menjadi fokus utama agenda advokasi organisasi.

Ia menegaskan bahwa BEM Seluruh Indonesia tidak hanya akan responsif terhadap isu-isu nasional, tetapi juga menjadi representasi autentik bagi suara daerah yang selama ini belum sepenuhnya terakomodasi dalam proses pengambilan kebijakan.

Mavi juga menegaskan, "Titik Balik Indonesia" bukan sekadar slogan, melainkan komitmen kolektif untuk membangun bangsa melalui kolaborasi, keberanian menyampaikan kebenaran, serta penguatan tradisi intelektual dalam setiap proses demokrasi.

Dengan kepemimpinan baru ini, BEM Seluruh Indonesia diharapkan semakin mempertegas posisinya sebagai kekuatan moral bangsa yang tidak hanya menyampaikan kritik terhadap kebijakan publik, tetapi juga konsisten menghadirkan gagasan, solusi, dan rekomendasi kebijakan demi terwujudnya Indonesia yang lebih adil, inklusif, demokratis, dan berkeadaban.


Redaksi : Galang
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini