Suasana diskusi serta rekomendasi antar penyelenggaraan, narasumber dan peserta forum, (Foto: Istimewa)
TERNATE - DjongNusantaraNews - 26/07/26 – Melankolis Institute secara sukses menyelenggarakan kegiatan diskusi publik yang bertajuk "Melankolis Law Forum". Acara ini berlangsung hangat dan produktif pada Sabtu, 25 Juli 2026, bertempat di Rotasi Coffee, Ternate, dengan tema krusial mengenai harmonisasi sistem peradilan di Indonesia.
Forum ini mengangkat tema utama "Harmonisasi Gakkum: Menepis Isu Rivalitas dan Memperkuat Sistem Peradilan Hukum". Diskusi ini didesain untuk menjadi wadah dialog konstruktif antara aparat penegak hukum dan akademisi guna meluruskan persepsi publik serta memperkuat sinergi antarlembaga dalam bingkai supremasi hukum yang berkeadilan.
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai pihak, terutama berkat kehadiran narasumber utama dari unsur pimpinan lembaga penegak hukum dan akademisi terkemuka.
Diskusi ini juga diperkaya oleh pandangan akademis dari Dr. Rudhi Achsoni, S.H., LL.M. dari UMMU Ternate, serta Dr. Isyana Kurniasari Konoras, S.H., M.H. dari UNKHAIR Ternate.
Hal ini sejalan dengan upaya Polri untuk memperkuat sistem hukum melalui pendekatan dialogis yang berbasis ilmu pengetahuan dan praktik di lapangan.
Penyelenggaraan Melankolis Law Forum ini dinilai memberikan dampak positif yang sangat signifikan. Forum ini tidak hanya berhasil menepis isu persaingan antara kepolisian dan kejaksaan di Maluku Utara, tetapi juga membuka ruang diskusi yang berharga mengenai optimalisasi sistem hukum pidana melalui harmonisasi proses penegakan hukum dari hulu ke hilir. Kehadiran akademisi sebagai penyeimbang diskusi memastikan isu-isu ini dibahas secara komprehensif dari sudut pandang yuridis maupun teoretis.
"Melankolis Institute berkomitmen untuk terus menjadi jembatan dialog bagi berbagai isu hukum dan sosial di Maluku Utara. Suksesnya forum ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi kerja sama berkelanjutan dalam menyebarkan pemahaman hukum yang benar dan mendukung penguatan sistem peradilan hukum demi menciptakan masyarakat yang adil dan patuh hukum di wilayah tersebut", ujar Direktur Melankolis Institute.
Redaksi : Galang
