Dugaan Proyek Pemprov Malut Bermasalah : Forkomter Desak Dirkrimsus Polda Malut Periksa Dugaan Faisal Anwar Orang Dekat Gubernur Sherly

Sebarkan:

Lokasi proyek jalan Saketa-Dehepodo dan Papan Proyek Pemprov Malut, (Foto: Istimewa). 


Ternate - DjongNusantaraNews - 01/07/2026 - Pembangunan seharusnya di laksanakan dengan baik, sebab anggaran sangat besar itu perlunya ada penyelesaian secara detail tanpa masalah. Perkataan tersebut berbeda dengan salah satu proyek pembangunan Jembatan Ake Busale ruas jalan Saketa-Dehepodo Halmahera Selatan. Dimana aktivitas tersebut berhenti ditengah pengerjaannya. Di duga proyek ini milik “orang dalam” Gubernur Sherly Tjoanda. Pekerjaan ini diketahui tidak berjalan sejak akhir Mei 2026.

Permasalahan tersebut, di Kritik Keras oleh Rival Pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa Ekonomi Kota Ternate (Forkomter), menurutnya Permasalahan ini jangan di anggap "Sepele", sebab ini tentang uang rakyat yang di pakai dan proyek ini mampu menghubungkan daerah Saketa dan Dehepodo Halmahera Selatan.

Diketahui proyek ini berhubungan dengan Faisal Anwar alias Opo, "Orang Dalam" Gubernur Maluku Utara. 

"Kami meminta pihak Badan Pemerintah Keuangan Provinsi Maluku Utara dan Dirkrimsus Polda Maluku Utara untuk tangkap dan adili dugaan kasus korupsi ini serta penegak Hukum Periksa Faisal Anwar beserta Pihak Ketiga pemenang tender proyek tersebut atas kelalaian dalam melaksanakan proyek dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Jangan kau kenal Gubernur, dengan seenaknya memberhentikan proyek ini", pungkas Rival. Rabu (01/07/26). 

Dalam papan proyek yang di pasang pada tempat pelaksanaan proyek tersebut, diketahui bahwa anggaran yang dikeluarkan Negara sangat "Fantastis" senilai Rp3,311 milliar. Maka perlu ada pihak yang berwajib mampu merespon ini dan jangan membuat masyarakat bertanya, apakah uang ini sudah di "Korupsi" oleh pihak Perusahaan dan Orang Dekat Gubernur atau tidak.

Hingga pernyataan Forkomter ini keluar belum ada respon dari pihak ketiga dan yang bersangkutan dalam hal ini Faisal Anwar "Opo".


Redaksi : Galang

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini