Ternate - DjongNusantaraNews - Kepolisian Resor Ternate bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait insiden kebakaran yang melanda sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai warung bakso di Kelurahan Takoma, Kota Ternate, Jumat (03/04/2026).
Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Ternate Ipda Sudirjo, S.I.P., menjelaskan bahwa personel Polres Ternate langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan dari warga.
Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), personel Polres Ternate segera melakukan pengamanan area, mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kepadatan akibat kerumunan warga, serta membantu tim pemadam kebakaran dalam melokalisir titik api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
“Personel Polres Ternate bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate dan masyarakat langsung mengamankan TKP serta membantu proses pemadaman. Alhamdulillah, berkat kerja cepat seluruh pihak terkait, api berhasil dikendalikan dan kami pastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian ini,” ujar Kasi Humas.
Berkat respons cepat petugas kepolisian yang bersinergi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate dan warga setempat, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Lebih lanjut, Kasi Humas menjelaskan bahwa pihak kepolisian melalui Unit Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Ternate saat ini masih melakukan olah TKP guna mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran.
Sementara itu, terkait kerugian material yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut, saat ini masih dalam proses pendataan oleh petugas bersama pemilik bangunan.
Di akhir keterangannya, Kasi Humas Polres Ternate mengimbau kepada seluruh masyarakat Maluku Utara, khususnya warga Kota Ternate, agar senantiasa waspada terhadap potensi bahaya kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan rutin melakukan pengecekan terhadap instalasi listrik, serta memastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah atau tempat usaha. Kewaspadaan bersama menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya musibah serupa,” tutup Kasi Humas. (Red).
