AKTIVIS SEMPROT PEMKAB MOROTAI: JANJI LANSIA DIANAKTIRIKAN, ANGGARAN SATGAS DIJILAT

Sebarkan:

Aktivis Morotai, Jais Gafur, (Foto: Istimewa) 


Morotai - DjongNusantaraNews - (17/05/26) - Aktivis Jais Gafur meluapkan kemarahan terhadap Pemkab Pulau Morotai yang dinilai tega mengkhianati lansia demi memanjakan Satuan Tugas. Anggaran SATGAS digelontorkan nyaris Rp1 miliar, sementara janji kampanye Rp2 juta untuk lansia hanya jadi bualan. 

Data yang dibongkar Jais menohok: alokasi belanja SATGAS 2026 tembus Rp891.922.500. Sebaliknya, lansia cuma dilempar Rp300 ribu per orang per bulan. Padahal pasangan Rusli-Rio dulu sesumbar menjanjikan Rp2 juta saat kampanye. Faktanya, dari 3.484 lansia, hanya 2.447 yang kebagian — itupun dengan nominal yang tak seberapa.

“Ini penghinaan terhadap lansia. Janji Rp2 juta, realisasi Rp300 ribu. Sementara SATGAS yang bukan janji kampanye malah dikasih makan hampir Rp900 juta. Pemerintah jelas-jelas tidak serius. Lansia dibuang, SATGAS dipuja,” semprot Jais, Minggu, 17/5/2026.

Jais menghitung, jika anggaran SATGAS dibubarkan, setiap lansia bisa dapat Rp664 ribu per bulan — lebih dari dua kali lipat dari sekarang. “Stop pelihara SATGAS. Untuk apa bentuk satuan baru kalau OPD sudah ada? Apa OPD dianggap jajaran pemalas yang tak becus kerja? Ini pemborosan dan pembodohan publik,” tegasnya.

DPRD Morotai pun tak luput dari amukan. Jais menuding lembaga itu mandul dan cuma jadi pajangan. “DPRD Morotai kerjanya apa? Jangan-jangan cuma datang, duduk, diam, pulang. Datang ke kantor hanya bikin rilis, tapi pengawasan anggaran nol besar. Rakyat ditipu, mereka diam saja,” kecamnya.

Jais mengingatkan, pemilu sudah selesai. Berhenti pencitraan, tepati janji. “Menagih janji bukan makar. Ini soal harga diri pemimpin. Visi ‘Morotai Unggul, Adil, dan Sejahtera’ akan jadi slogan kosong kalau lansia saja ditelantarkan demi SATGAS,” tutupnya.


Redaktur : Ramdani

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini