Ternate - DjongNusantaraNews - 03/04/2026 - Direktur Melankolis Institute menyerukan pesan penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam menjaga stabilitas dan kelestarian Maluku Utara. Seruan ini menekankan bahwa Bumi Moloku Kie Raha bukan sekadar wilayah geografis, melainkan warisan peradaban bangsa yang harus dirawat dengan penuh rasa tanggung jawab. Dzulkifli Kalla Halang, S.E., M.M sebagai Direktur Melankolis Institute menilai bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Dalam pernyataannya, Dzul menyoroti pentingnya menjaga kerukunan sosial di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas wilayah ini. Ia menegaskan bahwa perdamaian adalah fondasi dasar bagi keberlanjutan pembangunan daerah. Tanpa adanya rasa aman dan persatuan, potensi besar yang dimiliki Maluku Utara, mulai dari sektor maritim hingga kekayaan budayanya, tidak akan bisa dikelola secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat local” Pungkusnya.
Selain aspek sosial, seruan ini juga memberikan perhatian khusus pada pelestarian lingkungan hidup dan sumber daya alam. Direktur Melankolis Institute memperingatkan bahwa eksploitasi yang tidak terkendali dapat mengancam masa depan generasi mendatang. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk mempraktikkan pola hidup dan kebijakan yang ramah lingkungan guna memastikan alam Maluku Utara tetap hijau dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Mengakhiri tulisan ini, Melankolis Institute mengajak kaum muda dan intelektual di Maluku Utara untuk proaktif dalam mengawal kebijakan publik. Melalui semangat "Jaga Maluku Utara", lembaga ini berharap muncul gelombang inovasi dan gerakan moral yang mampu membawa daerah tersebut ke arah yang lebih maju. Harapannya, seruan ini menjadi titik balik bagi semua pihak untuk lebih mencintai dan menjaga kehormatan tanah para raja ini dari berbagai ancaman disintegrasi.
Redaksi : Oies
