TANPA PAPAN PROYEK, TANGGUL DESA EKOR PICU TANYA: WARGA MINTA KRIMSUS POLDA MALUT TURUN TANGAN

Sebarkan:

Halmahera Timur - DjongNusantaraNews - Kamis 23 April 2026 — Proyek pembangunan tanggul penahan ombak di Desa Ekor, Kecamatan Wasile Selatan, menjadi sorotan tajam warga. Selain berjalan tanpa papan informasi proyek, masyarakat kini mendesak Subdit Krimsus Polda Maluku Utara untuk menyelidiki sumber anggaran dan pelaksanaan kegiatan tersebut.


Pantauan di lokasi pada Rabu, 15 April 2026, menunjukkan aktivitas pembangunan sudah berlangsung. Alat berat tampak beroperasi di sepanjang bibir pantai, sementara material batu menumpuk dan pekerja membangun struktur penahan abrasi.


Namun, tidak terlihat papan proyek yang seharusnya memuat informasi penting seperti sumber dana, nilai anggaran, serta pihak pelaksana. Kondisi ini dinilai bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.


“Kami mendukung pembangunan ini karena penting untuk mencegah abrasi. Tapi harus transparan, anggarannya dari mana dan berapa besarannya,” ujar salah satu warga.


Selain persoalan transparansi, warga juga mengeluhkan aktivitas truk proyek yang keluar-masuk kawasan permukiman tanpa rambu peringatan. Situasi tersebut dianggap membahayakan keselamatan warga, terutama anak-anak.


Proyek ini juga diduga melibatkan dua oknum kepala desa berinisial SR dan MS. Hingga berita ini diturunkan, keduanya belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut.


Masyarakat mendesak agar papan informasi proyek segera dipasang serta meminta aparat penegak hukum, khususnya Krimsus Polda Maluku Utara, untuk turun tangan melakukan penyelidikan guna memastikan tidak ada pelanggaran dalam pelaksanaan proyek tersebut.


Redaksi : Ramdani

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini