Ajudan Menteri ESDM Diduga Pukul Jurnalis di Musda Golkar Maluku Utara, AJI Ternate Kecam Keras

Sebarkan:

Ternate - Djong Nusantara News - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ternate mengecam dugaan kekerasan terhadap jurnalis Haliyora.id, Afandi Atim, yang terjadi saat peliputan Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Maluku Utara di Bella Hotel Ternate, Minggu (12/4/2026). Insiden itu terjadi ketika acara dihadiri Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia.

Ketua AJI Ternate, Yunita Kaunar, menyebut peristiwa tersebut sebagai bentuk penghalangan kerja jurnalistik dan dugaan kekerasan terhadap jurnalis. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Ia merujuk pada Pasal 2, Pasal 4, Pasal 8, serta Pasal 18 ayat (1) yang secara tegas menjamin kemerdekaan pers dan memberikan sanksi pidana bagi pihak yang menghalangi kerja jurnalistik.

“Berdasarkan ketentuan tersebut, tindakan kekerasan terhadap jurnalis merupakan pelanggaran hukum dan tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun,” kata Yunita dalam keterangan tertulis, Minggu (12/4/2026).

AJI Ternate mendesak agar pihak terkait melakukan investigasi transparan serta memberikan sanksi tegas kepada pelaku. Mereka juga meminta jaminan keamanan bagi jurnalis dalam setiap kegiatan peliputan, terutama yang melibatkan pejabat publik.

Insiden itu diduga terjadi sekitar pukul 15.20 WIT di pintu keluar Gamalama Ballroom, Bella Hotel Ternate. Saat itu, sejumlah jurnalis tengah mewawancarai Bahlil Lahadalia usai pembukaan Musda. Suasana disebut padat, dengan pertanyaan yang saling bersahutan.

Di tengah kerumunan, seorang ajudan Menteri ESDM diduga tiba-tiba menarik baju salah satu jurnalis. Tidak lama berselang, korban mengaku mengalami pukulan di bagian rusuk kanan.

Redaksi : Galang

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini